Antibodi Menoklonal Untuk Kanker

Antibodi monoklonal adalah pilihan terbaik saat ini untuk pengobatan kanker, dengan kemampuan menghentikan perkembangan sel kanker dan akurasi pada sasaran yang baik.

Kanker

Kanker merupakan penyakit degeneratif yang ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali yang dapat membagi secara terus menerus (proliferasi) tanpa kontrol dan dapat menimbulkan kemampuan sel untuk bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik (metastasis) secara patologi. Kanker menjadi masalah utama kesehatan di seluruh dunia dan penyakit pembunuh terbesar kedua setelah kardiovaskuler.

Dinegara berkembang, di Indonesia khususnya penyakit kanker merupakan salah satu penyakit dengan penderita yang sangat banyak. Penyebab penyakit ini diantaranya adalah faktor genetik (internal) dan juga adanya faktor eksternal. Seperti faktor makanan yang mengandung bahan kimia dan pengawet  yang terakumulasi di dalam tubuh untuk waktu yang lama. Selain faktor makanan, penyebab lainnya adalah gangguan keseimbangan hormonal dan juga adanya radikal bebas dapat menghasilkan molekul yang tidak stabil dan mudah sekali bereaksi dengan molekul lain membentuk radikal baru, yang menyebabkan berbagai macam penyakit seperti kanker.

 

Terapi Kanker

Dengan banyaknya penderita kanker maka semakin banyak pula pengobatan yang ada, diantaranya berupa terapi kanker yang berbasis pada pembedahan, penyinaran, dan kemoterapi yang mempunyai efek samping buruk dan efek tidak nyaman pada tubuh pasien,  dampak negatif yang ditimbulkan dengan terafi ini seperti mual, rambut rontok, dan dapat merusak kulit. Kelemahan utama pengobatan kemoterapi adalah tidak spesifiknya obat bekerja pada sasaran yaitu sel kanker, dalam hal ini sel-sel sehat dapat ikut dihancurkan atau dilemahkan, sehingga timbul efek tidak menyenangkan bahkan pada beberpa kasus dapat menumbuhkan sel kanker baru.

Antibodi monoklonal  menjadi pilihan senyawa baru dalam terapi kanker dengan pemikiran sebuah antibodi monoklonal hanya dapat mengikat satu epitop saja, sehingga dalam pengobatan kanker hanya akan mengikat pada satu jenis sel kanker saja dengan tidak akan merusak sel-sel hidup lain yang masih diperlukan untuk tubuh.

Dengan berkembangnya ilmu bioteknologi, pengobatan dengan teknologi antibodi monoklonal ini terukur aman untuk pengobatan kanker. Pada teknologi antibodi monoklonal, sel tumor yang dapat mereplikasi tanpa henti digabungkan dengan sel mamalia yang memproduksi antibodi. Hasil penggabungan sel ini adalah hybridoma, yang akan terus memproduksi antibodi. Antibodi monoklonal mengenali setiap determinan yang antigen (bagian dari makromolekul yang dikenali oleh sistem kekebalan tubuh / epitope). Mereka menyerang molekul targetnya dan mereka bisa memilah antara epitope yang sama. Selain sangat spesifik, mereka memberikan landasan untuk perlindungan melawan patogen.

Antibodi monoklonal sekarang telah digunakan untuk banyak masalah diagnostik seperti :

  • Mengidentifikasi agen infeksi
  • Mengidentifikasi tumor, antigen dan antibodi auto
  • Mengukur protein dan level drug pada serum
  • Mengenali darah dan jaringan
  • Mengidentifikasi sel spesifik yang terlibat dalam respon kekebalan dan mengidentifikasi

Leave a Comment