Bagaimana garam larut dalam air??

Pernah anda bertanya seperti ini :

“Kenapa kalau garam dapur dimasukkan ke dalam air, kok bisa hilang atau tidak terlihat lagi padahal asalnya kan bisa kelihatan? Asalnya ada satu sendok penuh kristal, tapi ketika dimasukkan ke air lha kok tidak ada satupun kristal itu?”

Bila pernah dan belum terjawab, berikut jawaban yang bisa membantu:

Garam dapur (NaCl) adalah senyawa garam netral yang terbentuk dari logam alkali (golongan IA) dan halogen (golongn VIIA) yang saling terikat dengan ikatan ionik. Sementara unsur-unsur dari golongan alkali adalah senyawa yang memiliki satu elektron pada kulit paling luar (golongan IA) sehingga sangat mudah melepaskan satu elektron tersebut untuk memperoleh konfigurasi gas mulia (elektron valensi =8), atau dikatakan mencapai konfigurasi elektron yang stabil, jadi  Natrium (Na) akan berubah menjadi ion natrium positif.

Sementara klorida memiliki 7 elektron (golongan VIIA) sehingga akan menjadi lebih stabil dengan menambahkan satu elektron pada kulit paling luarnya (konfigurasi gas mulia atau elektron valensi berjumlah 8), dengan demikian klorida berubah jadi ion klorida (Cl-).

Ikatan ionik yang membentuk NaCl TIDAK cukup kuat untuk mempertahakan persenyawaan mereka, karena mereka lebih suka (stabil) dalam bentuk ion, dengan catatan muatan mereka masing-masing dapat distabilkan. Inilah fungsi air (H2O).

Air memiliki sisi hidrogen dan sisi oksigen, Sisi hidrogen merupakan sisi yang memiliki muatan cenderung positif (tidak benar-benar positif) sehingga dapat menstabilkan ion klorida. Sementara sisi oksigen cenderung bermuatan negatif, sehingga dapat menstabilkan ion natrium. Artinya ion natrium akan dikelilingi oleh air pada sisi oksigen dan ion klorida akan dikelilingi (membentuk ikatan ion-dipol ) air pada sisi hirogen.

Dengan pecahnya garam NaCl menjadi ion-ion inilah yang menyebabkan hilangnya garam dari pandangan mata, karena ion adalah spesi yang sangat kecil.

1 Comment

    Leave a Comment