Category: Analisis

Analisis Kualitatif Bromokriptin

Analisis Kualitatif Bromokriptin

Rumus molekul Bromokriptin mesilat memiliki struktur molekul sebagai berikut Rumus molekul : C32H40BrN5O5.CH4SO3 (FI IV, 150) Berat molekul : 750,70 (FI IV, 150) Nama kimia 2-Bromoergokriptina monometanasulfonat (5’α)-2-Bromo-12’hydroxy-2’-(1-methylethyl)-5’-(2-methylpropyl)-ergotaman-3’,6’18-trione (USP 32, 1707). Rangka Molekul Rangka molekul inti dari senyawa Bromokriptin mesilat terdiri dari inti heterosiklik dan ikatan peptida Golongan kimia dari senyawa Bromokriptin mesilat merupakan asam amino turunan derivat alkaloid asam […]

Read more ›
Analisis Kualitatif Bromokriptin

Analisis Kualitatif Bromokriptin

Rumus molekul Bromokriptin mesilat memiliki struktur molekul sebagai berikut Rumus molekul : C32H40BrN5O5.CH4SO3 (FI IV, 150) Berat molekul : 750,70 (FI IV, 150) Nama kimia 2-Bromoergokriptina monometanasulfonat (5’α)-2-Bromo-12’hydroxy-2’-(1-methylethyl)-5’-(2-methylpropyl)-ergotaman-3’,6’18-trione (USP 32, 1707). Rangka Molekul Rangka molekul inti dari senyawa Bromokriptin mesilat terdiri dari inti heterosiklik dan ikatan peptida Golongan kimia dari senyawa Bromokriptin mesilat merupakan asam amino turunan derivat alkaloid asam […]

Read more ›

TITRASI KOMPLEKSOMETRI

Pertanyaan : 1. Mengapa ikatan kompleks antara indikator harus lebih lemah dari pada ikatan kompleks antara larutan titer dan ion logam? 2. Mengapa indikator dalam titrasi kompleksometri banyak? Dan apakah indikator itu dipakai semua? 3. Metode titrasi kompleksometri yang paling sering digunakan ? 4. Contoh zat yang digunakan dalam titrasi kompleksometri? 5. Apa yang dimaksud garam yang sukar mengion? Ion […]

Read more ›

Titrasi Iodometri

Titrasi iodometri adalah salah satu titrasi redoks yang melibatkan iodium. Titrasi iodometri termasuk jenis titrasi tidak langsung yang dapat digunakan untuk menetapkan senyawa-senyawa yang mempunyai potensial oksidasi yang lebih besar daripada sistem iodium-iodida atau senyawa-senyawa yang bersifat oksidator seperti CuSO4.5H2O. Berbeda dengan titrasi iodimetri yang mereaksikan sample dengan iodium (langsung), maka pada iodometri, sampel yang bersifat oksidator direduksi dengan kalium […]

Read more ›
Deteksi Arsen Dalam Tubuh

Deteksi Arsen Dalam Tubuh

Pemeriksaan toksikologi untuk mendeteksi adanya racun dilakukan terhadap sampel urin, isi lambung, darah perifer, dan rambut (dicabut dari pangkalnya). Untuk korban keracunan yang meninggal bahan pemeriksaan diambil juga dari jaringan otak dan hati, ginjal, cairan empedu serta humor vitreus. Selain bahan-bahan tersebut, sebagai pembanding dapat juga dilakukan pemeriksaan atas bahan makanan, minuman, obat-obatan yang dicurigai. Pemeriksaan toksikologi terhadap keracunan arsen […]

Read more ›

Analisis Boraks

Berikut prosedur analisis boraks secara kualitatif dan kuantitatif.   Analisis Kualitatif Boraks Uji nyala sampel boraks Uji nyala adalah salah satu metode pengujian untuk mengetahui apakah dalam makanan terdapat boraks atau tidak. Disebut uji nyala karena sampel yang digunakan dibakar, kemudian warna nyala dibandingkan dengan warna nyala boraks asli. Serbuk boraks murni dibakar menghasilkan nyala api berwarna hijau. Jika sampel […]

Read more ›