Category: Pereaksi

Reaksi Zwikker

Pada 10 mg zat, tambahkan 10 tetes larutan kobalt (II) nitrat dalam metanol, 2 tetes amoniak pekat atau 30 mg serbuk natrium tetraborat: terjadi warna biru violet. Reaksi positif diberikan oleh senyawa terutama turunan barbiturat glutetimida, fenitoin, beberapa sulfonamide (sulfatiourea, sulfatiazol, sulfanilamide, ftalilsulfatiazol, sulfamoxol), turunan purin (kofeina, teofilin, teobromin) dan turunan piridin. Beberapa senyawa memberikan gejala berbeda yaitu terbentuk senyawa […]

Read more ›

Reaksi Vitali – Morin

Pada 5 mg zat dalam cawan porselen, tambahkan 0,5 ml asam nitrat pekat, panaskan diatas penangas air sampai kering. Dinginkan dan larutkan dalam 5 ml aseton. Pada larutan aseton tambahkan 1 ml larutan KOH-etanol : terjadi warna. Reaksi ini asalnya untuk menunjukkan senyawa berinti tropat seperti atropine tapi ternyata beberapa senyawa lain memberikan warna yang khas. Warna yang terjadi Senyawa […]

Read more ›

Reaksi Thalleoquin

Tempatkan 1 tetes larutan zat diatas pelat tetes, tambahkan 1 tetes larutan brom sampai larutan berwarna kuning. Hembuskan uap ammonia pada campuran : hijau. Reaksi positif diberikan oleh : hidrokinidina, hidrokinina, kinidina, kinina. Sinkonin dan sinkonidin memberikan reaksi negatif dengan pereaksi ini.

Read more ›

Reaksi Murexide

Pada 10 mg zat tambahkan 1,5ml larutan H2O2 dan 5 tetes asam klorida pekat, panaskan diatas penangas air sampai kering : residu berwarna kuning merah. Pada residu tersebut tambahkan 1 tetes amoniak pekat : terbentuk warna merah violet. Reaksi positif diberikan oleh senyawa turunan xantin atau yang berinti purin seperti : Aminofilin, Etofilin, Kofeina, Teofilina, Teobromin.

Read more ›

Reaksi Molisch

Pada 5 mg zat tambahkan 2 ml air, 5 tetes larutan nafto] dan 2 ml asam sulfat pekat : cincin merah ungu. Positif untuk senyawa gula pereduksi (Fruktosa, glukosa, dan lain-lain)

Read more ›

Reaksi King

Pada 5 mg zat ditambah Diazo A & Diazo B (1:40 dan natrium hidroksida hingga alkalis : terbentuk warna merah.

Read more ›

Reaksi Iodoform

Pada 10 ml zat, tambahkan 2 ml larutan NaOH 3N dan beberapa tetes air iod (pereaksi Wagner) panaskan : bau iodoform. Positif untuk senyawa : Aseton, Etanol, Isopropanol, Asam laktat, Benzocain, dan lain-lain.

Read more ›

Reaksi Indophenol

Pada 5 mg zat tambahkan 2 ml air panaskan, kemudian tambahkan 2 tetes natrium hidroksida 2 ml larutan kaporit, 1 tetes fenol liq : terbentuk warna-warna

Read more ›

Reaksi Fujiwara

Tambahkan beberapa mg atau tetes larutan zat pada campuran 1ml piridina dan 2 ml larutan NaOH. Panaskan diatas penangas air : terjadi warna merah pada lapisan piridina. Reaksi ini positif untuk senyawa trikloro seperti : Kloramfenikol, kloral hidrat, klorbutanol, kloroform.

Read more ›

Reaksi FPN

Pada 1ml larutan zat tambahkan 1ml pereaksi FPN : terbentuk bermacam warna, merah jingga, violet, biru yang menyala. Reaksi ini positif tiazina seperti : Prometazina. Diberikan oleh senyawa turunan fenoklorpromazina, fevomepromazina.

Read more ›