Category: Unsur

Unsur Non Logam

Unsur non logam di alam jumlahnya tidak sebanyak unsur logam, namun kelimpahannya sangat besar dan merupakan unsur utama pembentuk kehidupan. Dalam sistem periodik unsur terletak unsur non logam di sebelah kanan kecuali hidrogen, dan sebagian sebagian besar berbentuk gas. Sifat umum: Unsur nonlogam ditemukan dalam persenyawaan. Bereaksi dengan logam membentuk senyawa ionik dan bereaksi dengan sesama nonlogam membentuk senyawa kovalen. […]

Read more ›

Golongan VIIA (Halogen)

Salah satu golongan penting dalam susunan berkala unsur adalah golongan VIIA yang diberi nama “halogen”. Golongan VIIA perlu untuk diingat atau dihapal karena merupakan unsur-unsur yang banyak membentuk persenyawaan di alam atau senyawa di laboratorium. Halogen memiliki arti “pembentuk garam”, di alam unsur-unsur ini banyak ditemukan dalam bentuk garam. Unsur-unsur halogen semuanya berwarna, pada suhu kamar mempunyai wujud yang berbeda-beda. […]

Read more ›

Golongan IA (Alkali)

Golongan IA atau dikenal dengan nama golongan “Alkali” adalah kelompok unsur yang bersifat logam. Unsur-unsur ini digolongkan pada golongan sama karena memiliki kesamaan “jumlah elektron valensi (elektron pada kulit terluar) berjumlah 1”, dapat dilihat dari konfigurasi elektronnya sebagai berikut : No atom unsur Jumlah elektron/kulit Konfigurasi elektron 3 litium 2, 1 [He]2s1 11 natrium 2, 8, 1 [Ne]3s1 19 kalium […]

Read more ›

Gas Mulia

Gas mulia (noble gas) adalah kelompok unsur yang termasuk golongan VIIIA pada sistem periodik unsur. Unsur-unsur ini mendapat nama gas mulia dikarenakan pada awal penemuannya sampai beberapa tahun kemudian hanya ditemukan dalam bentuk murni tidak dalam bentuk senyawa. Unsur-unsur ini adalah unsur yang sudah memenuhi kaidah oktet (jumlah elektron terluar 2 untuk He dan 8 untuk yang lain) yang diketahui […]

Read more ›
Cara Menghapal Sistem Periodik Unsur

Cara Menghapal Sistem Periodik Unsur

Menghapalkan unsur-unsur dalam sistem periodik unsur paling mudah dilakukan dengan menggunakan kata-kata lucu yang mudah diingat. Golongan yang perlu untuk dihapalkan hanyalah golongan A yang merupakan unsur-unsur utama. Berikut Contoh kata-kata yang dapat di jadikan alternatif menghapal, silahkan memilih satu yang paling mudah diingat. Golongan 1A (Alkali) Alternatif : Hai LiNa Kau Rebut Calon Suami Fransiska Hari Libur Nanti Kita […]

Read more ›
Uji warna nyala

Uji warna nyala

Teknik ini dikatakan uji warna nyala atau kadang disingkat uji nyala adalah metoda analisis untuk LOGAM. Prinsipnya sederhana : melihat perubahan warna nyala api. Karena beberapa logam memberikan warna nyala yang khas bila dibakar pada api oksidasi (api warna biru) ya… harus api wana biru. metoda ini sebenernya metoda klasik tapi masih cukup akurat untuk analisis kualitatif, setidaknya memberikan arah […]

Read more ›
Arsen

Arsen

Unsur arsenik ditemukan pada sekitar tahun 1250 oleh Albert Magnus. Dalam bentuk unsur, arsenik sebenarnya tidak berbahaya. Akan tetapi, jika dalam bentuk senyawa oksidanya, arsen trioksida (As2O3), unsur ini bersifat racun. Senyawa arsen oksida berbentuk serbuk putih yang larut dalam air, tidak berasa, dan sukar dideteksi jika telah lama diminum. Arsenik merupakan logam berat dengan nomor atom 33, berat atom […]

Read more ›
Keracunan arsen

Keracunan arsen

Gejala klinis keracunan arsen dapat dibagi menjadi gejala yang terjadi pada pemaparan yang akut dan kronik. Intoksikasi Akut Keracuan Arsen Intoksikasi arsen yang sifatnya akut saat ini jarang terjadi di tempat kerja, biasanya terjadi karena konsumsi peroral akibat ketidaktahuan, bunuh diri, ataupun pembunuhan. Timbulnya gejala biasanya dalam waktu beberapa menit hingga jam. Gejalanya dapat berupa: Gastrointestinal : Sindrom gastrointestinal ini […]

Read more ›
Unsur Non Logam

Unsur Non Logam

Unsur non logam di alam jumlahnya tidak sebanyak unsur logam, namun kelimpahannya sangat besar dan merupakan unsur utama pembentuk kehidupan. Dalam sistem periodik unsur terletak unsur non logam di sebelah kanan kecuali hidrogen, dan sebagian sebagian besar berbentuk gas. Sifat umum: Unsur nonlogam ditemukan dalam persenyawaan. Bereaksi dengan logam membentuk senyawa ionik dan bereaksi dengan sesama nonlogam membentuk senyawa kovalen. […]

Read more ›
Deteksi Arsen Dalam Tubuh

Deteksi Arsen Dalam Tubuh

Pemeriksaan toksikologi untuk mendeteksi adanya racun dilakukan terhadap sampel urin, isi lambung, darah perifer, dan rambut (dicabut dari pangkalnya). Untuk korban keracunan yang meninggal bahan pemeriksaan diambil juga dari jaringan otak dan hati, ginjal, cairan empedu serta humor vitreus. Selain bahan-bahan tersebut, sebagai pembanding dapat juga dilakukan pemeriksaan atas bahan makanan, minuman, obat-obatan yang dicurigai. Pemeriksaan toksikologi terhadap keracunan arsen […]

Read more ›