Ikatan Antar Molekul

Bagaimana suatu benda terbentuk?????

Ditinjau dari ilmu kimia pertanyaan diatas gampang dijawab, sangat gampang… yaitu adanya ikatan antar molekul.

Bila molekul saling berikatan dengan molekul lain akan membentuk benda, dan karena jumlah molekul yang sangat banyak maka benda yang dapat terbentuk bisa jauh lebih banyak lagi karena benda bukan hanya gabungan dari molekul-molekul yang sama saja tapi justru lebih banyak dari molekul yang berbeda dan dapat terbentuk dari beberapa bahkan jutaan molekul sekaligus, rasanya tidak mungkin dapat dihitung dengan ilmu matematika, itulah salah satu keagungan Illahi.

Mekanisme ikatan antar molekul pada intinya hampir mirip dengan ikatan antar atom yaitu karena adanya tarik menarik dua sisi molekul yang berbeda muatan (+ dan –).

Jenis ikatan antar molekul :

  1. Ikatan hidrogen yaitu ikatan yang terbentuk antara hidrogen yang terikat pada atom yang bersifat elektronegatif (tapi hanya F, O, dan N saja) contohnya pada air : H-O-H  disana H terikat di O, karena ikatan itu H bersifat cenderung positif alasannya elektron lebih tertarik ke O, sehingga ketika kemudian H tersebut ketemu dengan unsur elektronegatif yang lain contoh O dari air yang lain, akan terjadi tarik menarik muatan positif H dengan muatan negatif O, jadi deh ikatan antar mereka, dan jadilah air.
  2. Ikatan dipol-dipol, nah yang ini tidak terlalu sulit penjelasannya, karena dipol merupakan kependekan dari dwi polar yang diartikan dua polaritas (dua kutub… ya positif – negatif) jadi jelas ini akan terjadi pada molekul-molekul yang mengkutub  dengan muatan yang berlawanan. Ikatan ini terjadi hampir persis dengan ikatan hidrogen tapi untuk atom selain F, O, dan N.
  3. Ikatan Van Der Walls, ikatan terjadi karena adanya gaya London. Terjadi pada molekul-molekul non polar atau yang tidak mengalami pengutuban muatan. Lha kok bisa gimana dong terjadi ikatan? teori gaya london mengatakan elektron pada suatu atom atau pada suatu molekul tidak pernah berhenti bergerak, sehingga ada kejadian suatu ketika… terjadi penumpukan muatan pada salah satu sisi, misalnya pada molekul A dan B  terjadi pengkutuban negatif pada sebelah kiri, sehingga ketika sisi kiri A (negatif) ketemu sisi kanan B (positif) jadinya ya….pastinya berikatan. Hanya saja ikatan ini sangat lemah pastinya. ikatan ini yang kemudian menjadikan senyawa-senyawa nonpolar.
  4. Ikatan ion dipol, jelas ini terjadi antara ion (bisa kation yang positif atau anion yang negatif) dengan senyawa yang polar, dan tentunya yang memiliki muatan berlawanan.

Semoga bermanfaat….

Leave a Comment