Indikator Titrasi Asam Basa

Berdasarkan senyawa yang menyusunnya, indikator titrasi asam – basa diklasifikasikan dalam 3 golongan yaitu :

a. Indikator Ftalein dan Indikator Sulfoftalein

Indikator ftalein dibuat dengan kondensasi anhidrida ftalein (anhidrida ftalat) dengan fenol yaitu terbentuk fenolftalein. Pada pH 8,0 – 9,8 berubah warnanya menjadi merah. Anggota-anggota lainnya ialah –Naftolftalein-o-cresolftalein, Thymolftalein. Indikator sulfoftalein dibuat dari kondensasi anhidrida ftalein dan sulfonat. Yang termasuk dalam kelas ini adalah Thymol blue, m-cresol purple, Chlorofenolred, Bromofenolred, Bromofenolblue, Bromocresolred, dan sebagainya.

b. Indikator Azo

Indikator azo diperoleh dari reaksi amina aromatik dengan garam diazonium, misalnya Methyl yellow atau p-dimetil amino azo benzene. Methyl Orange, methyl Red dan Tropaelino termasuk dalam golongan ini. Indikator azo menunjukkan kenaikan disosiasi bila temperatur naik. Proton ditarik dari ion amonium tersier meninggalkan suatu residu tak bermuatan.

c. Indikator Trifenilmetana

Indikator Trifenil metana seperti Malachite Green, Methyl violet dan Kristal violet merupakan indikator yang memiliki 3 gugus fenol yang dirangkai oleh gugus metana.

Leave a Comment