Kenalan dengan HPLC

High Performance Liquid Chromatography  itulah kepanjangan HPLC

Kromatografi Cair Kinerja Tinggi  nah gitu kalo diterjemahkan dan disingkat KCKT

Sesuai dengan namanya instrumen ini termasuk dalam golongan kromatografi cair yang artinya memiliki fungsi utama “memisahkan” yang spesialnya dengan instrumen ini kerja atau proses pemisahan dilakukan dengan kinerja tinggi, mudahnya kita bisa sebut dengan tekanan tinggi, sehingga proses pemisahan dapat terjadi dengan lebih cepat.

Tekanan yang dipakai diukur dengan satuan PSI (saya kurang paham masalah satuan, jadi kalo mau tahu tolong cari sendiri yaa..), nah tekanan yang dipakai tergantung kebutuhan (kita bahas yang ini diposting lain) bisa sampai 10psi, tekanan sebesar ini sangatlah kuat sehingga diperlukan komponen yang kuat, yang paling utama tentunya adalah fasa diam. Bila dalam kromatografi planar (kertas dan KLT) digunakan lempeng maka bisa dibayangkan bila kena tekanan tinggi, pastinya hancur, karena itu fase diam disimpan dalam satu tabung yang dimampatkan dengan sangat kuat yang selanjutnya kita kenal dengan “kolom HPLC”

untuk membahas lebih mudah mending kita lihat dengan pilem yang ada di youtube, tapi biasanya kalo online seringnya lambat jadi saya sarankan anda download ke hardisk supaya bisa diulang kapan saja dan tentunya tidak putus-putus. Tapi untuk yang bisa akses cepat ini dia :

Sudah selesai ditonton? mari kita bahas

Jelas ya kalo HPLC tuh mirip kerjanya dengan KLT, tergantung pada fase diam, fase gerak dan tentunya polaritas senyawa.

Begini alurnya :

Fase gerak disimpan pada reservoar (tabung gelas), kemudian akan disedot oleh pompa masuk kedalam pipa-pipa yang akan melewati tempat penyuntikan sample itu tempat kita masukin sample yang jumlahnya biasanya 20 microliter atau yang paling besar 100 tergantung kondisi tentunya. Nah sample dimasukkan ke dalam aliran fase gerak sehingga akan ikut masuk ke dalam aliran yang selanjutnya menuju ke kolom, disinilah tempat sampel akan dipisah-pisahkan dan hasilnya berupa puncak-puncak (di film terekam dalam komputer), Sudah beres……..

Jadi kalo dibagankan :

Reservoar (fase gerak)  –> sampel  –>  kolom  –> detektor  –> read out

faktor-faktor yang harus diperhatikan :

  1. tekanan pompa
  2. kecepatan alir fase gerak
  3. jenis kolom
  4. fase gerak (bisa tunggal atau campuran cairan, bahkan gradien konsentrasi)
  5. suhu (kadang-kadang ada pemisahan yang perlu pengaturan suhu)
  6. jenis detektor (umumnya adalah spektrofotometer UV-Vis tapi ada jenis lain)

apalagi yang perlu dicatat ya…??  diposting lain aja ah…

Leave a Comment