Kenapa Ion Terbentuk?

 “Ion adalah atom atau molekul yang bermuatan”

Atom secara tunggal atau sendiri itu tidak memiliki muatan atau muatan = 0 sepertinya aman ya… tidak perlu ngapangapain lagi, tapi ternyata menurut teorinya atom yang muatannya 0 itu belum dikatakan stabil, karena yang disebut stabil apabila memiliki konfigurasi elektron seperti gas mulia (golongan VIIIA), jadi karena itu atom akan berusaha mencapai konfigurasi itu.

Kenapa harus??? ya karena di alam ini segala sesuatu bergerak untuk mencapai stabilitas, tidak terkecuali atom.

Dalam upaya mencapai konfigurasi gas mulia yaitu memiliki jumlah elektron 8 pada kulit paling luar kecuali bila hanya punya kulit K hanya perlu 2, atom bisa melakukan beberapa cara tapi yang paling umum dengan cara membentuk ion atau patungan dengan yang lain.

untuk pembentukan ion dilakukan tidak oleh semua atom, hanya beberapa saja yang bisa melakukannya. Yang pasti golongan gas mulia tidak perlu melakukan ini.

Ada pertanyaan penting nih… “katanya atom berusaha mencapai stabilitas, tapi malah menjadi bermuatan, bukankah jika bermuatan artinya tidak stabil?” Betul sekali… itulah yang suka bikin puyengnya di kimia. Mungkin begini ya penjelasannya, atom dikatakan stabil bila konfigurasi elektron seperti gas mulia, nah ketika dia berubah menjadi ion, maka si ion ini tidak bisa terjadi begitu saja karena itu bermuatan, karena itu ion hanya akan terbentuk bila mereka terdapat dalam lingkungan yang dapat menstabilkan muatan yang terbentuk… Puyeng toh…

Supaya ndak nambah puyeng dengan contoh:

Bila kita punya NaCl (garam dapur) maka bentuknya kristal, pada saat itu tidak ada ion, tapi bila NaCl dimasukkan ke dalam air maka mereka akan berubah menjadi ion Na+ dan Cl- karena disana air bertindak sebagai penstabil muatan (lihat “bagaimana garam larut dalam_air”) sehingga ndak masalah terbentuknya muatan tersebut.

Jadi…. ion hanya akan terbentuk bila mereka berada dalam larutan, khususnya dalam air.

Muatan yang dapat terjadi tentunya hanya positif atau negatif. Atom hanya punya dua kemungkinan untuk berubah menjadi ion, “menambah elektron dari luar” atau “melepaskan elektron ke luar”, nah mau pilih yang mana??? kita bahas pada artikel lain.

Leave a Comment