Liposom

Liposom adalah suatu bentuk pengembangan dari nano teknologi dalam bidang farmasi yang diaplikasikan pada sistem penghantaran obat. Liposom adalah suatu vesikel (gelembung kecil) berair yang dikelilingi oleh membrane lipid, secara sederhana bisa kita bayangkan kalau liposom ini adalah gelembung lemak yang di dalamnya berisi air dengan ukuran berskala nano.

Liposom namanya berasal dari dua kata Yunani: ‘Lipos‘ yang berarti lemak dan ‘Soma‘ berarti tubuh.

Liposom pertama kali dijelaskan oleh Dr hematologi Inggris Alec D Bangham FRS tahun 1961 (diterbitkan 1964), di Institut Babraham, di Cambridge. Mereka ditemukan saat Bangham dan RW Horne sedang menguji mikroskop elektron baru lembaga itu dengan menambahkan negatif noda.

Liposom dibentuk dari fosfolipid yang memiliki ujung polar pada satu sisi dan non polar pada sisi yang lain, fosfolipid tersebut membentuk dua lapisan sehingga terbentuk bola yang bersifat polar di sisi luar dan di dalam gelembung tersebut.

Bagian polar pada bagian dalam dimanfaatkan dalam bidang farmasi sebagai tempat menyimpan obat dan liposom sebagai pembawa. Dengan sifat polar pada luar memungkinkan liposom dapat terbawa oleh darah dengan sangat baik terlebih ukuran liposom yang keberada dalam skala nano , biasanya diameter liposom dari 50nm sampai beberapa mikro.

Keuntungan Liposom sebagai pembawa obat

· Dapat menghantarkan obat yang bersifat hidrofob, hidrofil dan amfoter

· Sifat fisik dan kimianya dapat dikarakterisasi dengan baik

· Biocompatible

· Sistem pelepasan dapat di atur

· Memungkinkan kerja hanya pada jaringan tertentu

· Memungkinkan dimasukkan melalui berbagai jenis rute pemberian

Kelebihan paling penting dari penggunaan liposom dalam penghantaran obat adalah pelepasan obat yang dibawa dapat diupayakan hanya terjadi pada jaringan atau sel tertentu sehingga dapat mengurangi efek samping obat. Pada gambar di bawah terlihat bahwa liposom menembus membrane sel dan di dalam sel pada kondisi tertentu liposom pecah dan obat terlepas.

Leave a Comment