Maserasi

Maserasi statis

Maserasi merupakan prosedur yang sederhana untuk mendapatkan ekstrak, dikenal juga sebagai metoda ekstraksi dingin. Simplisia direndam dalam wadah dengan pelarut dan didiamkan dalam waktu tertentu, perlu dilakukan pengadukan dalam jangka waktu tertentu untuk mendapatkan pemisahan yang lebih baik. Proses perendaman dilakukan dengan satu kali pelarut bila simplisia bersifat lembut dan dilakukan ekstraksi atau perendaman bertingkat dengan pelarut baru bila simplisia bersifat keras.

Sesudah mengatur waktu sehingga sesuai untuk tiap-tiap bahan tanaman (simplisia), ekstrak dikeluarkan, dan ampas hasil ekstraksi dicuci dengan pelarut yang segar sampai didapat berat yang sesuai. Prosedur ini sama dengan pembuatan tinktur atau sediaan khusus, dan kadang- kadang merupakan satu-satunya prosedur untuk tanaman yang mengandung zat berlendir (mucilago)tinggi. Maserasi tidak dapat menarik zat berkhasiat dari tanaman secara sempurna. Ampas menahan sejumlah besar solute, yang untuk perolehannya harus dilakukan proses pemerasan (penekanan) atau cara sentrifugasi.

Peralatan untuk maserasi secara statis berukuran besar. Sistem berupa sistem continue tertutup. Simplisia akan berkontak dengan pelarut selama waktu tertentu. sesudah itu ekstrak diperoleh dengan cara penyaringan atau dekantasi. Proses jenis itu tidak banyak dimanfaatkan diindustri dan diganti dengan peralatan yang mampu menggerakan pelarut dan simplisia.

Maserasi yang digunakan di laboratorium umumnya adalah maserasi statis seperti yang dijelaskan di atas, namun proses ini kurang efisien untuk skala industry. Untuk ekstraksi skala industry lebih disukai menggunakan maserasi dinamis.

Maserasi dinamis

Pada maserasi dinamis untuk kapasitas kecil, simplisia dicampur dengan pelarut, dan digerakan selama waktu tertentu. salah satu dari 2 bagian atas/bawah ekstraktor tersebut dilengkapi dengan suatu kisi untuk penyaringan ekstrak. Ekstraktor yang dapat mencapai kapasitas sampai 3000 – 4000 liter. Suatu container horizontal dilengkapi dengan mantel pemanas, atau jika diinginkan suatu sistem pemanas elektrik, berputar 360o pada sumbu penunjang. Melalui pengeluaran lubang misela, ekstrak dikeluarkan dan pelarut segar dimasukan melalui lubang untuk memasukan pelarut segar.

Simplisia dimasukan dan dikeluarkan melalui pintu tempat masuk simplisia. Pada akhir proses ekstraksi, pelarut yang tertahan pada ampas simplisia dapat dihilangkan dengan cara pemanasan dan destilasi, sedangkan residu diaduk. Sesudah pelarut dihilangkan, ampas dikeluarkan melalui pintu pemasukan simplisia dengan cara menggerakan ekstraktor beberapa kali. Ekstraksi dapat pula dilakukan dengan menyusun beberapa kali. Ekstraksi dapat pula dilakukan dengan menyusun beberapa ekstraktor secara seri.

Peningkatan desain model ekstraksi ini antara lain dengan cara mengubah bentuk container untuk mempermudah pengeluaran ampas, memasang penyaring permukaan untuk memperolehekstrak jernih, dan sebagainya . keuntungan dari ekstraktor yang berputar (rotary) adalah keseluruhan proses dapat ditangani oleh hanya satu mesin saja.

Leave a Comment