Siklodekstrin glikosiltransferase

Siklodekstrin glikosiltransferase (CGTase) adalah enzim dari keluarga a-amilase atau glikosil hidrolase, dihasilkan oleh bakteri bacillus sp. contohnya : Bacillus circulans, Bacillus macerans, Bacillus firmus.

CGTase bekerja dengan mengubah tepung dan 1,4- a- glukosa lain menjadi siklodekstrin (a,b dan g-oligoglukosida dengan perbandingan yang berbeda-beda) (Higuti, 2004). Mereka memiliki kemampuan untuk membentuk kompleks dengan senyawa organik atau anorganik, yang bermanfaat dalam industri makanan dan farmasi.

Enzim ini melakukan fermentasi pada suhu optimum sekitar 500C dan pH sekitar 5,5 – 6, tetapi pada suhu 600C enzim ini menjadi inaktif.

CGTase mengkatalisis reaksi berdasarkan pada reaksi transglikosilasi intramolekul yang dapat terjadi melalui 3 mekanisme reaksi seperti pada gambar 1, yaitu (Bart A, et.al, 2000):

o Reaksi disproporsionasi, yang membutuhkan dua substrat dan menghasilkan dua produk

o Reaksi kopling (kebalikan dari reaksi siklisasi), yang memerlukan dua substrat yang menghasilkan satu produk

o Reaksi sikilisasi, yang memerlukan satu substrat yang akan membentuk dua produk

 

Produk dan Aplikasi

Produk utama dari fermentasi CGTase adalah siklodekstrin, yang disebut selulosin ketika pertama kali ditemukan pada tahun 1891 oleh Villier, kemudian Schardinger menemukan bahwa terdapat tiga bentuk siklodekstril yaitu alfa, beta dan gamma, senyawa ini kemudian dikenal sebagai gula Schardinger. Pada tahun 1911 sampai 1935, Pringsheim seorang peneliti dari Jerman mengemukkan bahwa senyawa gula ini dapat membentuk komplek yang mudah larut bersama beberapa senyawa kimia. Mulai pertengahan 1970an struktur dan karakteristik kimiawi banyak ditemukan. Fermentasi siklodekstrin dengan CGTase baru diketahui pada akhir tahun 1980an, yang mengubah cara produksi lama yang membutuhkan biaya yang lebih besar.

Siklodekstril berasal dari fermentasi tepung oleh CGTase, berupa senyawa oligosakarida. Saat ini banyak digunakan didunia kefarmasian sebagai zat tambahan, dengan tujuan seperti :

o Meningkatkan bioavailibilitas obat

o Stabilisasi senyawa aktif

o Pelindung untuk rasa dan bau

o Mereduksi iritasi

o Stabilitas lingkungan kerja obat

Studi tentang aktivitas CGTase memperlihatkan beberapa kondisi hasil fermentasi (Higuti, 2004), penggunaan strach dan aktivitas CGTase selama pertumbuhan Basilus firmus. Aktivitas CGTase terjadi pada hari ke 96 bersamaan dengan menurunnya produksi b-siklodekstril dan protein, sedangkan konsentrasi strach habis pada jam ke 24 ketika produksi b-siklodekstril maksimum.

Leave a Comment