Spektrofotometer Serapan Atom

Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) atau atomic absorpsion spectrometry (AAS), sesuai dengan namanya ini adalah sebuah instrumen yang menggunakan spektrum cahaya sebagai kompenen utama pengukuran. Kemudian jelas pula kalau prinsipnya adalah serapan spektra cahaya tadi yang dilakukan oleh ATOM-ATOM, ini yang spesialnya.

jadi kalau dibalik bahasanya menjadi : instrumen dengan prinsip serapan cahaya oleh atom-atom

dari mana atom-atom ini ? dan bagaimana mendapatkannya?

Sebelum menjawab perlu dipahami hal ini :

Sampel SSA adalah larutan (harus larutan) dan instrumen ini sangat spesial untuk pengukuran LOGAM, jadi sampel adalah logam yang terlarut dalam air.

Nah sehingga jelas disini yang akan menyerap cahaya adalah LOGAM dalam bentuk ATOM. Cara mendapatkanya kan jadi gampang karena air sebagai pelarut sangat mudah diuapkan, komponen lain kalau ada biasanya senyawa organik atau anion itupun mudah dihilangkan yaitu dengan cara DIBAKAR.

Yap… dibakar, bila kita membakar suatu campuran (larutan) pada suhu diatas 500 derajat cescius, maka senyawa non logam akan hancul, dan logam akan berubah menjadi atom-atomnya, dapet deh tuh si atom. Maka dalam SSA tidak ada tempat sampel tapi “ruang bakar

Hal menarik lain dalam instrumen ini adalah sumber cahaya yang dipakai. Kalau dalam spektrofotometer UV-Vis sumber lampu cukup satu untuk semua sampel, yaitu lampu wolfram untuk wilayah Visible dan Deuterium untuk wilayah UV, sementara dalam SSA lampu yang dipakai namanya “Lampu katoda Berongga” dimana untuk tiap LOGAM punya lampu sendiri

jadi kalau mau mengukur Hg maka harus digunakan lampu katoda berongga Hg.

Terpaksa dilakukan seperti ini supaya spektrum yang terpancar memiliki panjang gelombang yang tepat untuk tiap atom yang diukur, jadi akurasi bisa sangat OK.

Keajaiban yang lain dari SSA adalah penempatan monokromator setelah sampel, padahal fungsi monokromator adalah untuk meimilih panjang gelombang kan..??? beda lagi dengan UV-Vis

Sebenernya tidak sulit penjelasannya, karena seperti dibilang tadi kalau lampu yang dipakai tuh KHAS atau spesifik artinya lampu hanya memancakan satu panjang gelombang, tidak perlu lagi dipilah atau dipilih, justru setelah melewati sampel yang berada di ruang bakar panjang gelombang jadi tidak pasti karena namanya ruang bakar pakai api, pasti ada sinar dari api…. nah sinar inilah yang harus disaring, sehingga yang sampai di detektor tetep panjang gelombang yang diinginkan.

penentuan kadar sama seperti pada instrumen lain, lebih baik gunakan kurva standar.

 

Leave a Comment