Unsur Non Logam

non logam Unsur non logam di alam jumlahnya tidak sebanyak unsur logam, namun kelimpahannya sangat besar dan merupakan unsur utama pembentuk kehidupan. Dalam sistem periodik unsur terletak unsur non logam di sebelah kanan kecuali hidrogen, dan sebagian sebagian besar berbentuk gas.

Sifat umum:

  • Unsur nonlogam ditemukan dalam persenyawaan.
  • Bereaksi dengan logam membentuk senyawa ionik dan bereaksi dengan sesama nonlogam membentuk senyawa kovalen.
  • Yang tergolong unsur non logam adalah golongan VIIA, VIA, sebagian VA, IVA.
  • Oksida unsur nonlogam bersifat asam.

Berikut rangkuman unsur non logam yang paling penting :

Oksigen

  • Dalam keadaan bebas berupa gas diatom (O2), Td –183 0C dan Tf –219 0C. Banyak ditemukan dalam persenyawaan (oksida).
  • Senyawa oksigen: semua unsur (kecuali He, Ne, Ar) dapat bere-aksi dengan oksigen dengan ikatan ion atau kovalen.
  • Li + O2 –>  Li2O (ionik)
  • C + O2 –>  CO2 (kovalen)
  • Tingkat oksidasinya = -2, -1, 0, +1.

Nitrogen

  • Dalam keadaan bebas berupa gas N2 , Td –196 0C, Tf –210 0C.
  • Kurang reaktif kecuali pada suhu tinggi (dengan Li dapat bereaksi pada suhu ruang).
  • Tingkat oksidasinya = -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4 dan 5

Carbon :

  • Terdapat di alam dalam keadaan bebas (graphit dan intan) atau dalam persenyawaan.
  • Tingkat oksidasinya = 0, 2, 4
  • Senyawanya berikatan kovalen.
  • Oksidasinya bersifat asam.

Phosfor

  • Terdapat dalam persenyawaan (batuan phosfat).
  • Dalam kadaan bebas, berupa mo-lekul P4 (posfor putih) TL 44,1 = 0C dan Td = 280 0C. sangat reaktif dengan oksigen, beracun. Bila terkena panas (sinar matahari) berubah menjadi posfor merah, dibanding posfor putih kereaktifan posfor merah lebih rendah.
  • Tingkat oksidasinya = 0, +5, -3, +3

Sulfur

  • Terdapat bebas di alam dan da-lam batuan sulfida.
  • Dalam keadaan bebas berbentuk belerang rhombik S8 TL = 112 0C .
  • Tingkat oksidasinya = -2, 0, +4, +6

Halogen

  • Terdiri dari unsur F- Cl – Br – I – At
  • Dalam keadaan bebas berbentuk molekul diatom (X2).
  • Di alam terdapat dalam senyawa.
  • Dalam suhu ruang F2 = gas kuning pucat, Cl2 = gas kuning-hijau, Br2 = kristal ungu tua.
  • Merupakan oksidator kuat
  • F2 > Cl2 > Br2 > I2 .
  • F unsur yang paling elektronegatif sehingga tingkat oksidasinya hanya 0 dan –1.
  • Cl, Br, I tingkat oksidasinya = -1, 0, +1, +3, +7

Leave a Comment